Jumat, 09 April 2010

My Dearest Parents (dibalik semuanya, pasti ada niat baik)

Haloo teman-teman, apa kabar? Hmm, kali ini gue mau sedikit berbagi kisah tentang gue dan orang tua gue nih. Kalo ngomongin hal ini, sebenernya gue bisa digolongkan ke dalam orang yang cukup beruntung karena masih memiliki keluarga dan kedua orang tua yang utuh, sayang sama gue dan tentunya gue juga sayang banget sama mereka.
Mungkin saking sayangnya mereka sama gue, terkadang gue merasa kalo mereka itu overprotective terhadap gue. Salah satu contoh yang gue alami sekarang adalah : nggak diizinin untuk pacaran.
Nggak kayak banyaknya orang tua lain yang mungkin membebaskan anaknya buat berpacaran. Kenapa ortu gue melarang gue pacaran? Gue emang nggak sempat bertanya sama ortu gue, kenapa mereka ngelarang gue buat pacaran. Tapi mereka mengatakan alasan mereka sendiri tanpa perlu gue tanya. Dan ternyata, alasannya cukup simpel. Tahu apa alasan mereka? Mereka cuma nggak mau kalo dampak negatif dari berpacaran terjadi sama diri gue. Ortu gue miris banget ngeliat pacaran anak muda zaman sekarang --yang katanya G4H03L aBieZzZ itu, padahal sebenernya (maaf) cukup NORAK!-- yang udah kelewat batas. Melakukan hal yang belum pantes untuk dilakukan di umur mereka yang masih muda.
Gue tau, maksud ortu gue itu amat sangat baik. Terkadang, gue bersyukur karena kedua orang tua gue masih peduli terhadap masa depan gue. Mereka melakukan itu karena mereka sayang dan nggak mau masa depan anaknya gagal. Gue sadar sih, gue juga sama seperti kebanyakan remaja jaman sekarang yang pengin merasakan indahnya berpacaran, tapi dalam catatan : masih dalam batas wajar ! Sebenernya, gue sendiri memang punya pacar, dia itu baik dan sayang sama gue. Gue backstreet dari kedua ortu gue. Mom, dad, forgive me please ! :(
Gue cuma pengin gaya berpacaran gue nggak kayak orang lain yang cuma sayang-sayangan. Gue pengin dengan gue berpacaran, gue juga mendapat ilmu. Misalnya belajar bareng, berbagi ilmu, komunikasi menggunakan bahasa Inggris. Menurut gue, itu juga termasuk belajar lho. Dan alhamdulillah gue bisa merasakan hal itu, gue mendapatkan pacar yang sayang sama gue, baik, perhatian, dan kita selalu berbagi ilmu yang kita punya. Pacaran unik gue dan dia yang lain contohnya komunikasi menggunakan bahasa Inggris. Entah itu sms ataupun telfon hehehe. Mungkin orang beranggapan kita ini sok pinter, sok bule seperti Cinta Laura tapi selama itu masih positif dan berguna buat kita, kenapa enggak? Toh lumayan kan, itung-itung memperlancar speaking kita?
Satu harapan gue adalah : ortu gue tau kalo gaya pacaran kita nggak seperti yang biasa ortu gue lihat. Gue pengin mereka tau kalo gue sering belajar bareng sama dia. Gue harap setelah mengetahui hal itu, ortu gue akan bangga dan memberikan izin buat gue pacaran. Gue janji dan gue akan buktiin kalo gue nggak akan menyia-nyiakan kepercayaan yang udah orang tua gue kasih kepada gue nantinya. Gue akan buktiin kalo pacaran 'ala gue ini pacaran sehat !
Guys, mungkin setelah baca blog gue ini kalian punya anggapan kalo orang tua gue ini nggak G4H03L, nggak pernah muda, atau apalah. Mungkin sedikit ada benernya (sedikit lho ya, nggak banyak). Tapi gue bersyukur, gue amat sangat yakin, kalo mereka melakukan ini demi kebaikan gue juga nantinya. Jadi, kalian semua yang punya nasib sama kayak gue nggak usah merasa kalo ortu kita itu nggak mengerti kita. Justru mereka itu amat mengerti kita dan nggak mau masa depan anaknya itu suram hanya karena pacaran yang nggak sehat. Okay?
Mom, Dad, i'm so sorry. I've been backstreet with my boyfriend. But, i promise to you, i'll make you proud with me. I won't make you down ! I will show you, i'll never broke your heart.
i will make you proud with me !
So thanks for everything that have been you given for me. I know, you did it for make me to be the best person.
i love you so much mom, dad ! :-*

Mom, Dad ..
Your love is like tears from the stars
And i just want you to know
Lovin you is like food to my soul :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.